Pendidikan Kesehatan

 
 
 
Berita Medis
 
Kalender
23 October 2017
SunMonTueWedThuFriSat
24252627282930
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
2930311234
 
Visitor
Flag Counter
APA ITU HIPERTENSI
Tanggal Posting : Senin, 27 Maret 2017 | 12:25
Pengirim : RS DIRGAHAYU - dibaca 105 kali

HIPERTENSI

1.  Pengertian Hipertensi

Hipertensi ( tekanan darah tinggi ) adalah kondisi medis kronis dengan tekanan darah di arteri meningkat. Peningkatan ini menyebabkan jantung harus bekerja lebih keras dari biasanya untuk mengedarkan darah melalui pembuluh darah.

Hipertensi adalah suatu keadaan tekanan darah dimana sistolik diatas 140 mmHg dan diastolik diatas 90 mmHg.

 

2.  Penyebab Hipertensi

a.   Faktor Genetik atau Keturunan

Faktor keturunan memang selalu memainkan peranan penting dari timbulnya suatu penyakit yang dibawa oleh gen keluarga. Bila salah satu anggota keluarga atau orang tua memiliki tekanan darah tinggi, maka anak pun memiliki risiko yang sama dan bahkan risiko tersebut lebih besar dibandingkan yang diturunkan oleh orangtua.

b.   Usia

Semakin bertambah usia seseorang maka semakin meningkat tekanan darahnya.

c.   Garam

Mempunyai peluang yang sangat besar dalam meningkatkan tekanan darah secara cepat.

d.   Kolesterol

Kolesterol yang identik dengan lemak berlebih yang tertimbun pada dinding pembuluh darah. Pembuluh darah yang dipenuhi dengan kolesterol ini akan mengalami penyempitan dan mengakibatkan tekanan pembuluh darahpun meningkat.

e.   Obesitas / kegemukan

Seseorang yang memiliki berat badan berlebih merupakan peluang terbesar terserang penyakit hipertensi. 

f.    Stress

Stress dapat memicu  suatu hormon dalam tubuh yang mengendalikan pikiran seseorang. Jika mengalami stress hal tersebut dapat mengakibatkan tekanan darah semakin tinggi, tidak hanya itu mampu mempengaruhi mood atau perasaan seseorang terhadap suatu emosi jiwa.

g.   Rokok

Kandungan nikotin dan zat senyawa kimia yang cukup berbahaya yang terdapat pada rokok juga memberikan peluang besar seseorang menderita hipertensi terutama pada mereka yang termasuk dalam perokok aktif.

h.   Kafein

Kafein banyak terdapat pada kopi, teh dan minuman bersoda. Kopi dan teh jika dikonsumsi melebihi batasan normal dalam penyajian akan mengkibatkan hipertensi.

i.    Minuman beralkoho

Minuman beralkohol seperti bir, wiski, minuman yang dibuat dari ragi, tuak dan lain – lain.

j.    Kurang olahraga

Kurang aktivitas fisik seperti olahraga membuat organ tubuh dan pasokan darah maupun oksigen menjadi tersedat shingga meningkatkan tekanan darah.

 

3.  Gejala Hipertensi

a.   Sakit kepala

b.   Jantung berdebar – debar

c.   Tengkuk tegang

d.   Mudah lelah

e.   Pengelihatan kabur

f.    Wajah memerah

g.   Hidung berdarah

h.   Sering buang air kecil, terutama dimalam hari

i.    Telinga berdenging

j.    Dunia terasa berputar.

 

4.  Pencegahan

Hipertensi dapat dikelola dengan cara:

a.     Menurunkan berat badan

b.    Mengubah pola makan yaitu kurangi konsumsi garam, alcohol dan kopi, perbanyak makan sayur, buah, ikan dan kacang.

c.     Perubahan pola hidup: kurangi stress dan lakukan olahraga relaksasi, jogging, senam, tai chi.

d.    Jangan sembarangan minum obat flu

e.    Pemantauan tekanan darah secara berkala dan minum obat hipertensi secara teratur sesuai petunjuk dokter. 

 

5.  Diet Hipertensi

Diet utama pada pasien hipertensi adalah dengan mengurangi bahan makanan yang mengandung banyak natrium.

a.     Bahan makanan yang mengandung banyak Natrium / Garam

Natrium terdapat secara alamiah dalam bahan makanan, atau ditambahkan belakangan waktu memasak atau mengolah makanan. Makanan berasal hewani biasanya lebih banyak mengandung garam natrium dari pada makanan berasal tumbuh – tumbuhan.

Natrium juga terdapat didalam beberapa bahan tambahan makanan lainnya yaitu:

·        Natrium chlorida atau garam dapur

·        Mono – sodium glutamate atau vetsin

·        Natrium Bikarbonat atau soda kue

·        Natriun Benzoat yang digunakan untuk mengawetkan buah – buahan

·        Natrium Nitrit atau senyawa yang digunakan untuk mengawaetkan daging, seperti pada cornet beef. 

b.    Makanan yang diperbolehkan

·        Semua bahan makanan segar atau diolah tanpa garam natrium,yang berasal dari tumbuh – tumbuhan seperti: beras, kentang, ubi, mi tawar, maezena, hunkwee, terigu, gula pasir, kacang – kacangan, tempe, tahu tawar, oncom, minyak goreng, margarine tanpa garam, sayuran dan buah – buahan, bumbu – bumbu seperti: bawang, brambang, jahe, kemiri, kunir, kencur, laos, Lombok, salam, sere, cuka.

·        Bahan makanan berasal dari hewan dalam jumlah terbatas:

Daging atau ayam atau ikan paling banyak 100 gram sehari, telur bebek dan telur ayam paling banyak 1 butir sehari, susu segar paling banyak 2 gelas sehari.

c.     Makanan yang dibatasi

Makanan yang diberi garam natrium pada pengolahannya seperti: Roti, biscuit, kreker, cake, dan kue lain yang dimasak dengan garam dapur / soda kue, dendeng, abon, corned beef, daging asap, bacon ham, ikan asin, ikan pindang, sardine, ebi, udang kering, telur asin, telur pindang, keju, keju kacang tanah ( pindakaas), margarine, mentega, acar, asinan, sayuran dalam kaleng, asinan buah, manisan buah, buah dalam kaleng, garam dapur, vetsin, soda kue, kecap, magi, terasi, petis, tauco, tomato.

d.    Makanan yang dihindari:

Otak, ginjal, paru – paru, jantung dan udang  karena lebih banyak mengandung natrium.

e.    Bagaimanakah sebaiknya cara memasak:

·        Rasa tawar dapat diperbaiki dengan menggunakan bumbu – bumbu yang tidak mengandung natrium, seperti bawang, brambang, jahe, kunir, salam, gula, cuka, dsb.

·        Suatu cara untuk mengeluarkan garam natrium dari margarine adalah: campurlah margarine dengan air dan masaklah hingga mendidih. Margarine akan mencair dengan garam natrium akan larut dalam air. Dinginkanlah cairan kembali dengan mencampurkan air es kedalamnya atau memasukkan panci kelemari es, margarine akan menjadi keras kembali. Buanglah air yang mengandung garam natrium itu, lakukan ini sampai dua kali.

 

Berita lain
 
RS Dirgahayu Samarinda
JL.Gunung Merbabu No 62 Samarinda
email humas@rsdirgahayu.com
telp (0541) 742161
fax (0541) 744636,748310
Head Office Map
 
Copyright © 2015 www.rsdirgahayu.com All Rights Reserved