Pendidikan Kesehatan

 
 
 
Berita Medis
 
Kalender
23 October 2017
SunMonTueWedThuFriSat
24252627282930
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
2930311234
 
Visitor
Flag Counter
APA ITU ASAM URAT
Tanggal Posting : Rabu, 12 April 2017 | 10:05
Pengirim : RS DIRGAHAYU - dibaca 108 kali

ASAM URAT

 

1.      PENGERTIAN ASAM URAT

Asam urat merupakan bagian metabolisme purin. Dalam keadaan normal dan jika tidak berlangsung normal asam urat akan menumpuk dalam jaringan tubuh. Akibatnya, terjadi penumpukan kristal asam urat pada daerah persendian sehingga menimbulkan rasa sakit yang luar biasa.

 

2.      PENYEBAB ASAM URAT

a.    Faktor keturunan

b.    Penyakit Diabetes Melitus

c.    Adanya gangguan ginjal dan hipertensi

d.    Tingginya asupan makanan yang mengandung purin.

e.    Berat badan yang berlebih (obesitas)

f.     Jumlah alkohol yang dikonsumsi

g.    Penggunaan obat-obatan kimia yang bersifat diuretik/analgetik dalam waktu lama.

 

3.      TANDA DAN GEJALA

a.    Kesemutan dan linu.

b.    Nyeri terutama malam hari atau pagi hari saat bangun tidur.

c.    Sendi yang terkena asam urat akan terlihat bengkak, kemerahan, panas, dan nyeri luar biasa pada malam dan pagi.

d.    Terasa nyeri pada sendi terjadi berulang-ulang kali.

e.    Yang diserang biasanya sendi jari kaki, jari tangan, dengkul, tumit, pergelangan tangan serta siku.

f.     Pada kejadian kasus yang parah, persendian terasa sangat sakit saat akan bergerak.

 

4.      PENCEGAHAN ASAM URAT

a.      Pembatasan purin : Hindari makanan yang mengandung purin yaitu : Jeroan (jantung, hati, lidah ginjal, usus), Sarden, Kerang, Ikan herring, Kacang-kacangan, Bayam, Udang, Daun melinjo.  Kalori sesuai kebutuhan : Jumlah asupan kalori harus benar disesuaikan dengan kebutuhan tubuh berdasarkan pada tinggi dan berat badan.

b.      Penderita gangguan asam urat yang kelebihan berat badan, berat badannya harus diturunkan dengan tetap memperhatikan jumlah konsumsi kalori. Asupan kalori yang terlalu sedikit juga bisa meningkatkan kadar asam urat karena adanya badan keton yang akan mengurangi pengeluaran asam urat melalui urine.

c.        Tinggi karbohidrat : Karbohidrat kompleks seperti nasi, singkong, roti dan ubi sangat baik dikonsumsi oleh penderita gangguan asam urat karena akan meningkatkan pengeluaran asam urat melalui urine.

d.       Rendah protein : Protein terutama yang berasal dari hewan dapat meningkatkan kadar asam urat dalam darah. Sumber makanan yang mengandung protein hewani dalam jumlah yang tinggi, misalnya hati, ginjal, otak, paru dan limpa.

e.      Rendah lemak : Lemak dapat menghambat ekskresi asam urat melalui urin. Makanan yang digoreng, bersantan, serta margarine dan mentega sebaiknya dihindari. Konsumsi lemak sebaiknya sebanyak 15 persen dari total kalori.

f.        Tinggi cairan : Selain dari minuman, cairan bisa diperoleh melalui buah-buahan segar yang mengandung banyak air. Buah-buahan yang disarankan adalah semangka, melon, blewah, nanas, belimbing manis, dan jambu air. Selain buah-buahan tersebut, buah-buahan yang lain juga boleh dikonsumsi karena buah-buahan sangat sedikit mengandung purin. Buah-buahan yang sebaiknya dihindari adalah alpukat dan durian, karena keduanya mempunyai kandungan lemak yang tinggi.

g.       Tanpa alkohol : Berdasarkan penelitian diketahui bahwa kadar asam urat mereka yang mengonsumsi alkohol lebih tinggi dibandingkan mereka yang tidak mengonsumsi alkohol. Hal ini adalah karena alkohol akan meningkatkan asam laktat plasma. Asam laktat ini akan menghambat pengeluaran asam urat dari tubuh.

h.       Olahraga ringan

Olahraga yang teratur memperbaiki kondisi kekuatan dan kelenturan sendi serta memperkecil risiko terjadinya kerusakan sendi akibat radang sendi. Selain itu, olahraga memberi efek menghangatkan tubuh sehingga mengurangi rasa sakit dan mencegah pengendapan asam urat pada ujung-ujung tubuh yang dingin karena kurang pasokan darah. Jalan kaki, bersepeda, dan joging bisa dijadikan alternatif olahraga untuk mengatasi rematik dan asam urat. Selain itu, olahraga yang cukup dan teratur memperkuat sirkulasi darah dalam tubuh.

 

5.      PENATALAKSANAAN ASAM URAT

Tujuan : untuk mengakhiri serangan akut secepat mungkin, mencegah serangan berulang, dan pencegahan komplikasi.

a.      Sendi diistirahatkan (imobilisasi pasien)

b.      Kompres dingin

c.       Diet rendah purin

d.       Terapi farmakologi (Analgesic  dan antipiretik)

e.      Nonsteroid, obat-obatan anti inflamasi (NSAID) untuk nyeri dan inflamasi.

f.        Allopurinol untuk menekan atau mengontrol tingkat asam urat dan untuk mencegah serangan.

g.      Uricosuric (Probenecid dan Sulfinpyrazone) untuk meningkatkan ekskresi asam urat dan menghambat akumulasi asam urat (jumlahnya dibatasi pada pasien dengan gagal ginjal).

 

 

6.      CARA PERAWATAN ASAM URAT SECARA MANDIRI

Perawatan yang dapat dilakukan berupa tindakan sewaktu terjadi serangan, pengobatan dokter dan perawatan sendiri setelah memperoleh diagnosa. Bila anda mengalami serangan gout secara tiba-tiba, lakukan tindakan darurat, berikut:

a.      Istirahatkan sendi agar cepat sembuh. Beri kompres dingin (plastik berisi es) beberapa jam sekali selama 15 samapai 20 menit pada sendi yang nyeri untuk mengurangi nyeri akibat radang. Kalau perlu masukkan kaki yang bengkak ke dalam ember berisi air es. Selimut atau kain lain yamg menempel pada sendi yang nyeri, karena lokasi tersebut sedang dalam keadaan yang sensitif.

b.      Minum obat pereda sakit (analgesik biasa) untuk menghilangkan rasa nyeri

c.        Minum banyak air (lebih dari 3,5 liter atau 8-10 gelas sehari) untuk membantu mengeluarkan asam urat dari tubuh melalui urin.

 

7.      PENGATURAN MAKANAN PADA PENDERITA ASAM URAT

a.      Tujuan Diet Rendah Purin

·      Mengurangi kadar asam urat

·      Memperlancar pengeluaran asam urat

·      Memperoleh berat badan normal

b.      Makanan yang dianjurkan:

·       Konsumsi makanan yang mengandung potasium tinggi seperti kentang, yogurt, dan pisang

·        Konsumsi buah yang banyak mengandung vitamin C, seperti jeruk, pepaya dan strawberry

·       Contoh buah dan sayuran untuk mengobati penyakit asam urat: buah naga, belimbing wuluh, jahe, labu kuning, sawi hijau, sawi putih, serai dan tomat

·        Perbanyak konsumsi karbohidrat kompleks seperti nasi, singkong, roti dan ubi

c.       Makanan yang dibatasi

·      Sumber protein hewani: daging sapi tanpa lemak, ayam, ikan tongkol, tengiri, bawal, bandeng, udang paling banyak 50 – 75 gr/hr

·      Sumber protein nabati : kacang – kacangan kering 25 gr/hr, tahu, tempe, oncom 50 gr/hr.

·      Sayuran : asparagus, kacang polong, kacang buncis, kembang kol, bayam, jamur, daun singkong, kangkung 100 gr/hr.

d.      Makanan yang tidak diperbolehkan

·      Sumber protein hewani : sarden, kerang, jantung, hati, usus, limpa, paru, otak, ekstrak daging/kaldu bebek, abon, dendeng.

·      Minuman beralkohol

·      Bumbu ( ragi).